Yusril Ihza Mahendra: Cawapres yang Mewakili Kebutuhan Rakyat

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Laporan Riset Persepsi Masyarakat GOGO BANGUN NEGERI (GBN) terhadap Capres dengan Tema: Peluang Yusril Ihza Mahendra Menjadi Cawapres Prabowo Subianto. (Dok.Ist)

Foto : Laporan Riset Persepsi Masyarakat GOGO BANGUN NEGERI (GBN) terhadap Capres dengan Tema: Peluang Yusril Ihza Mahendra Menjadi Cawapres Prabowo Subianto. (Dok.Ist)

ON24JAM.COM – Organisasi Gogo Bangun Negeri (GBN) menyelenggarakan Paparan Hasil Riset Persepsi Publik tentang Calon Wakil Presiden dengan tema: “Peluang Yusril Ihza Mahendra Jadi Cawapres Prabowo Subianto”.

Acara diskusi publik ini berlangsung pada Sabtu, 14 Oktober 2023, pukul 13.00-15.00 WIB di Kopi Bangi, Jakarta Selatan.

Diskusi ini menghadirkan narasumber seperti Dr. Emrus Sihombing (Founder GoGo Bangun Negeri/Komunikolog Indonesia), Prof. Effendi Gazali (Pakar Komunikasi Politik), Dr. Anggawira, MM., MH. (Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), dan Dr. Fahri Bachmid, SH., MH (Pakar Hukum Tata Negara).

Saat ini, hanya pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang secara resmi maju sebagai calon pemimpin negara dalam Pemilu 2024.

Namun, untuk pasangan Calon Wakil Presiden (Cawapres) bagi Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo belum diumumkan secara spesifik, meskipun banyak sosok yang berpotensi mendampingi keduanya.

Dalam diskusi publik GoGo Bangun Negeri dengan tema “Peluang Yusril Ihza Mahendra Jadi Cawapres Prabowo”, terungkap bahwa Yusril Ihza Mahendra memiliki kapabilitas, profesionalitas, kepemimpinan, manajerial, pengalaman pengelolaan pemerintahan, dan kualitas lainnya untuk memimpin Indonesia.

Menurut Emrus Sihombing, pendiri GoGo Bangun Negeri & Komunikolog Indonesia, terdapat tujuh alasan utama untuk mengusulkan Yusril Ihza Mahendra sebagai Cawapres Prabowo pada Pemilu 2024.

Yusril Ihza Mahendra memiliki daya tarik elektoral yang kuat, terutama di luar Pulau Jawa. Daya tarik elektoral ini menjadi faktor penting bagi Prabowo dalam memenangkan Pemilu Presiden 2024.

Selain itu, Yusril Ihza Mahendra memiliki jaringan yang erat dengan tokoh agama dan komunitas religius mayoritas di Indonesia.

Hal ini juga menjadi modal elektoral penting pada Pemilu Presiden 2024.

Yusril Ihza Mahendra dikenal secara nasional karena kedekatannya dengan masyarakat luas dan kontribusinya sebagai guru besar hukum dan pengacara terkemuka yang memecahkan berbagai kasus hukum yang mendapat dukungan positif dari berbagai kalangan.

Alasan lain adalah karena Yusril Ihza Mahendra dapat mewakili kedaulatan hukum di Indonesia.

Baca Juga:

Prabowo Subianto Peroleh 50,9 Persen vs Ganjar Pranowo 38,0 Persen dalam Head to Head Survei SPIN

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Cawapres untuk Prabowo Subianto Mengerucut kepada 4 Nama, Termasuk Menko Airlangga Hartarto

Termasuk Faktor Nahdlatul Ulama, Erick Thohir Punya 2 Faktor yang Jadikannya Sebagai Cawapres Terkuat

Saat ini, penanganan hukum di Indonesia masih jauh dari harapan mayoritas rakyat.

Selain itu, Yusril Ihza Mahendra memiliki sikap rendah hati dan tidak kontroversial, bahkan memposisikan dirinya sebagai cawapres alternatif jika terjadi kebuntuan di koalisi Prabowo.

Pakar komunikasi publik, Effendi Gazali, juga menilai bahwa Yusril Ihza Mahendra memiliki pengalaman dalam roda pemerintahan dan dapat mewakili suara masyarakat di luar Pulau Jawa.

Hal ini penting karena Prabowo seringkali diidentikkan dengan Pulau Jawa, dan Yusril dinilai dapat mengatasi stigma sentralisasi Jawa serta mewakili kalangan muslim.

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara, Fahri Bachmid, menekankan bahwa Yusril Ihza Mahendra dapat merepresentasikan suara nasional dan mewakili kemajemukan Indonesia. Hal ini sesuai dengan persyaratan Undang-Undang bahwa calon presiden dan wakil presiden harus mendapatkan suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara, dengan sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Menurut Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Anggawira, Prabowo membutuhkan pendamping yang mampu mengakomodasi kebutuhan bangsa.

Yusril Ihza Mahendra dianggap sebagai pemimpin kuat yang dapat menyelesaikan berbagai permasalahan kenegaraan, dan kombinasi solid dengan Prabowo diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bangsa ini.

Hingga saat ini, Prabowo Subianto bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM) didukung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, dan Partai Garuda.

Koalisi ini tengah mendengarkan masukan publik terkait calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilu Presiden 2024.

Beberapa nama yang masuk dalam bursa adalah Yusril Ihza Mahendra, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Gibran Rakabuming, Airlangga Hartarto, dan Yenny Wahid.

Berita Terkait

Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi
Presiden Terpilih Pemilu 2024 Prabowo Subianto Terima Unsur Pimpinan Partai Nasdem di Rumah Kertanegara
Partai Golkar Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Medan, Menantu Presiden Jokowi Diharapkan Daftar Lagi
Partai Golkar Tugaskan Ridwan Kamil Maju Sebagai Bakal Calon pada Pemilihan Kepala Daerah 2024
3 Formulir Sudah Diambil Bakal Calon Saat Buka Pendaftaran Wali Kota Depok untuk Pilkada 2024
Salah Satunya Kaesang Pangarep, PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta
Narasi Presiden Jokowi Terlibat dalam Pengangkatan Menteri Kabinet Prabowo – Gibran, Istana Buka Suara
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP Sandiaga Uno Angkat Bicara Terkait Tidak Lolosnya PPP ke Senayan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:47 WIB

Polisi Tangkap Pelakunya di Kawasan Bogor, Aksi Begal HP Siswi SMP Terjadi di Depok

Kamis, 4 April 2024 - 15:13 WIB

Longsor di Tol Bocimi, 1 Mobil Masuk Lubang dan 2 Korban Luka Ringan Sudah Ditangani RS Sukabumi

Minggu, 31 Maret 2024 - 11:34 WIB

Pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi Bukan untuk Ambil Alih Kewenangan Pemerintahan Daerah

Senin, 25 Maret 2024 - 13:48 WIB

Sebanyak 219 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir dan Satu Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Bogor

Senin, 18 Maret 2024 - 17:04 WIB

Kecamatan Caringin dan Megamendung di Bogor Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:55 WIB

4 Tersangka dan Seorang ABH Diduga Kuat Lakukan Tindakan Asusila dalam Kasus Bullying di SMA Binus School

Selasa, 13 Februari 2024 - 07:19 WIB

Polisi Masih Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Anggota Ormas, Korban Sempat Minum Minuman Keras

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:11 WIB

Polisi Ungkap Identitas Jasad Pria di Kamar Kost di Kawasan Beji, Kota Depok, Masih Dalami Temuannya

Berita Terbaru