Keliling Pantai Pangandaran, Prabowo Tanpa Alas Kaki dan Berkaos Oblong Berlayar Bareng Susi dan Nelayan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 12 Oktober 2023 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjajal kapal Bersama dengan mantan menteri KKP Susi Pudjiastuti dan juga para nelayan. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjajal kapal Bersama dengan mantan menteri KKP Susi Pudjiastuti dan juga para nelayan. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

ON24JAM.COM – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjajal kapal pemberiannya untuk para nelayan Pangandaran.

Bersama dengan mantan menteri KKP Susi Pudjiastuti dan juga para nelayan, Prabowo Subianto berlayar keliling Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Rabu, 11 Oktober 2023.

Momen ini terjadi usai Prabowo Subianto memberikan bantuan sejumlah 10 kapal beserta mesinnya untuk para nelayan itu.

Prabowo Subianto berlayar bersama untuk memastikan bahwa kapal dan mesin yang diberikannya tersebut layak untuk digunakan.

Prabowo Subianto pada momen itu pun melepaskan alas kakinya guna menjajal kapal pemberiannya yang diberi tagline ‘Cintai, Jaga dan Rawat Laut Kita” serta ‘Merusak Laut? Tenggelamkan!”

Baca artikel lainnya di sini: Kelakar Prabowo Subianto, Takut Ditenggelamkan Jika Tak Mampir dan Cicipi Masakan Susi Pudjiastuti

“Bapak mau naik?” tanya Susi pada Prabowo Subianto sebelum menaiki kapal.

Prabowo Subianto bersama Susi Pudjiastuti dan juga nelayan berkeliling menikmati suasana laut di Pangandaran dimulai dari Pelabuhan menuju Pantai Timur Pangandaran.

Usai berlayar selama kurang lebih lima belas menit, Prabowo Subianto menyampaikan kesan soal kapal tersebut.

“Nelayan kita cukup terampil ya, tujuannya untuk mendukung pemberdayaan nelayan.”

“Nelayan adalah suatu komponen penting dalam ekonomi. Mereka menghasilkan hasil bumi,” ucap Prabowo Subianto.***

Berita Terkait

Tindak Pidana Perdagangan Orang, 50 WNI Dikirim ke Australia untuk Dijadikan Pekerja Seks Komersial
Pihak Istana Jakarta Tanggapi Penembakan Terhadap Donald Trump, Pengamanan Presiden Jokowi Diperketat?
Lakukan Aksi Penembakan Terhadap Warga, Polisi Tangani Kasus Penembakan oleh Anggota DPRD Lampung
Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Pejabat PT Antam Tbk Dalami Kasus Emas Crazy Rich Surabaya Budi Said
Perlindungan untuk Gaza, Prabowo Subianto dan Raja Yordania Bahas Bantuan Kemanusiaan
Komisi Pemberantasan Korupsi Tanggapi Laporan Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Dewan Pengawas KPK
Terkait Kasus Dugaan TPPU, KPK Panggil Adik SYL dan Arjunsing Mandala Putra Jadi Saksi
Hari Ini Berstatus Bebas Murni, Masa Bebas Bersyarat Habib Rizieq Shihab Berakhir Senin, 10 Juni 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:51 WIB

Tindak Pidana Perdagangan Orang, 50 WNI Dikirim ke Australia untuk Dijadikan Pekerja Seks Komersial

Senin, 8 Juli 2024 - 19:20 WIB

Lakukan Aksi Penembakan Terhadap Warga, Polisi Tangani Kasus Penembakan oleh Anggota DPRD Lampung

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:33 WIB

Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Pejabat PT Antam Tbk Dalami Kasus Emas Crazy Rich Surabaya Budi Said

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:21 WIB

Perlindungan untuk Gaza, Prabowo Subianto dan Raja Yordania Bahas Bantuan Kemanusiaan

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:04 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi Tanggapi Laporan Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Dewan Pengawas KPK

Senin, 10 Juni 2024 - 15:39 WIB

Terkait Kasus Dugaan TPPU, KPK Panggil Adik SYL dan Arjunsing Mandala Putra Jadi Saksi

Senin, 10 Juni 2024 - 10:45 WIB

Hari Ini Berstatus Bebas Murni, Masa Bebas Bersyarat Habib Rizieq Shihab Berakhir Senin, 10 Juni 2024

Senin, 3 Juni 2024 - 15:31 WIB

Prabowo Subianto Beri Bantuan Sumber Air Bersih di Gunungkidul: Panen Bisa 3 Kali dari Sebelumnya 1 Kali

Berita Terbaru